KEBAHAGIAAN MEREKA TERLETAK PADA DIRI KITA

KEBAHAGIAAN MEREKA TERLETAK PADA DIRI KITA

Tidak terasa sebentar lagi hari raya idul adha akan tiba, para manusia berbondong-bondong untuk merayakannya. Entah itu dengan ayah, ibu, dan keluarga besar lainnya. Mungkin anak-anak yang masih lengkap kedua orang tuanya akan merayakan secara bersama, tertawa dan saling bercerita. Berbeda dengan mereka, para anak yatim bahkan yatim piatu, yang bingung bagaimana cara bahagia tanpa kedua orang tua. Indonesia memiliki 264 juta penduduk, yang dimana 84 juta diantaranya adalah anak-anak, dan 3,8% adalah persentase jumlah anak yatim yang ada di indonesia. Bahkan, di tahun 2021 ada 28.000 anak yatim piatu di indonesia. Hal ini seharusnya menjadi pandangan utama untuk kita sebagai manusia yang punya rasa kasih sayang kepada mereka. Mungkin rasa sedih sudah menjadi biasa bagi mereka yang terlebih dulu kehilangan orang tuanya. Jika kesedihan selalu menjadi masalah mereka, apa salahnya kita menjadi salah satu kebahagiannya. Bagaimana cara membuat mereka Bahagia?

Rqv Indonesia mengajak siapa saja yang bersedia menjadi orang tua asuh anak yatim yang berada di seluruh Indonesia, melalui program orang tua asuh, rqv Indonesia akan bersedia untuk melayani. Mari bantu mereka untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal quran. Banyak sekali keutamaan menjadi orang tua asuh anak yatim, bahkan rasululah menganjurkan agar menyayangi anak yatim. Karena rasul sendiri sudah menjadi yatim piatu sejak kecil, bahkan dia tidak sempat melihat wajah sang ayah.

“orang-orang yang memelihara anak yatim di antara umat muslimin, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah memasukkan mereka kedalam surge, kecuali iya melakukan dosa yang tidak bisa diampuni. (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas)

KEUTAMAAN MENJADI ORANG TUA ASUH

  1. Mendapatkan doa dari para anak yatim.

Kekuatan doa adalah salah satu keinginan orang tua pada anak-anaknya. Tidak ada yang bisa menandingi kekuatan doa, salah satu doa yang paling Allah tunggu adalah doanya para anak yatim. Maka beruntunglah kita yang sudah mengasuh anak yatim.

 

  1. Mendapat pahala 700x lipat

Di dalam surah al-baqarah di sebutkan bahwa “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. al-baqarah:261)

Jangan takut untuk mengeluarkan harta, terlebih lagi kita sedekahkan kepada anak yatim, karena bisa saja karena ita bersedekah, hidup kita menajdi banyak keberkahan. Sangat mudah untuk menjadi orang tua asuh di rqv Indonesia. Pertama paket beasiswa full infaq, dimulai dari 1.750.000 untuk membackup semua kebutuhan satu anak yatim penghafal al-quran. Kedua, ada paket mandiri, infaq dimulai dari 500.000. dan ketiga ada paket patungan bareng, infaqnya mulai dari 25.000. infaq yang ditunaikan, akan di salurkan untuk biaya makan, tempat tinggal, dan biaya pendidikan anak yatim yang berada di rqv Indonesia.

Adapun keunggulan menjadi orang tua asuh di rqv Indonesia:

  1. Bisa memilih anak asuhnya siapa, dan memperoleh biodata lengkap anak asuh.
  2. Laporan perkembangan peserta tiap bulan kepada orang tua asuh
  3. Bisa dekat dengan anak asuh baik secara online, ataupun offline.
  4. Layanan belajar quran dan setor hafalan bareng penghafal quran di rqv Indonesia.

Apakah kamu bersedia untuk ikut andil dalam program kebaikan ini?

 

 

 

by: DFK

Informasi lebih lanjut:

Hubungi: +62811991240

 

 

Keutamaan Anak Yatim

Keutamaan Anak Yatim

KEUTAMAAN ANAK YATIM

 

Anak di bawah umur, pasti sangat dekat dengan kedua orang tuanya, penuh kasih sayang yang di berikan orang tua kepada anak-anaknya. Terkadang anak dan orang tuanya bercanda, tertawa bersama, bahkan tidur bersama. Anak-anak di bawah umur yang  lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang tua berbeda dengan anak yatim, yang hanya menghabiskan waktunya bersama sang ibu. Tahukah kalian makna dari kata YATIM? Yatim adalah anak yang ditinggal ayahnya ketika masih di bawah umur (belum baligh). Sedangkan piatu adalah anak di bawah umur yang ibunya sudah meninggal. Adapun yatim piatu, yaitu seorang anak yang masih kecil atau belum baligh yang dimana kedua orang tuanya telah meninggal. Apakah ada anak yang rela ditinggal salah satu orang tuanya ketika masih di bawah umur? Atau mungkin ada anak

yang rela kedua orang tuanya meninggal. Pastinya tidak ada. Semua anak pasti menyayangi orang tuanya. Tapi, Allah sudah memberikan setiap manusia takdir masing-masing, diluar sana banyak anak yang sudah kehilangan ayahnya, padahal dia belum pernah mendapat kasih sayang dari sang ayah, bahkan ada yang tidak pernah melihat ayahnya sejak kecil.

Sungguh malang nasib mereka, yang seharusnya ana

 

k mendapat kasih sayang dari ayah dan ibu, kini hanya mendapatkan kasih sayang sang ibu. Ibaratkan pesawat yang hanya mempunyai satu sayap, pasti tidak akan seimbang. Maksudnya adalah, didikan anak yang yatim dengan didikan anak yang masih mempunyai orang tua sangat berbeda. Didikan seorang anak yatim pasti tidak seimbang, karena anak hanya mendapatkan didikan dari sang ibu. Berbeda dengan anak yang orang tuanya masih lengkap, pasti didikan antara ibu dan ayah seimbang. Jadi, mari kita bersama menyayangi seorang anak yatim, kasihi mereka, jangan pernah menyakiti anak yatim karena itu merupakan suatu dosa yang besar, apalagi sampai memukulnya. Hukum menyakiti hati anak yatim tentunya tidak dianjurkan dalam agama islam. Karena sudah selayaknya kita menyayangi seperti halnya yang sudah diajarkan oleh Rasulullah Saw dalam kehidupan di masanya. Anak yatim merupakan titipan yang diberikan oleh Allah Swt kepada umat muslim dan wajib untuk dilindungi.

 

Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.” (QS Ad – Dhuha :9)

 

Itulah orang yang menghardik anak yatim.” (QS. Al – Maa’uun : 2)

 

Tetapi dibalik semua kesedihan yang menimpa seorang anak yatim, allah memberikan beberapa keutamaan jika kita menyayangi anak yatim, Al-Qur’an secara tegas mengatakan anak yatim adalah sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan diperhatikan. Allah berfirman di dalam al-quran tentang keutamaan menyayangi anak yatim:

Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Beberapa keutamaan mencintai anak yatim, yaitu:

  1. Meraih Peluang Menjadi Teman Rasulullah SAW di Surga.Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, berdekatan dengan Rasulullah SAW seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.

    Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Ath-Thalaq: 4892. Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1841. Sunan Abi Daud, Kitab Al-Adab:4483).

 

  1. Pengasuh Anak Yatim Dijamin Masuk Surga

    Kalaupun pemelihara anak yatim tidak dapat menjadi teman Rasulullah di surga karena mungkin tidak memenuhi persyaratan ideal, ia akan tetap dijamin masuk surga.Rasulullah SAW bersabda:

    “Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas). (Lihat Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1840).

 

Dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan mencintai anak yatim, maka dari itu sayangi dan kasihi anak yatim. Rasulullah saja sangat mencintai anak-anak yatim, masa kamu yang bukan nabi tidak sedikitpun punya rasa cinta kepada anak yatim? Mulai sekarang, sayangi mereka, beri mereka kasih sayang, karena yang mereka butuhkan hanyalah kasih sayang, mereka tidak mau harta kita, mereka tidak mau rumah kita, mereka juga tidak mau barang-barang yang bagus. Mereka hanya mau ayah mereka hidup lagi. Tapi, itu hal yang mustahil untuk mereka, yang bisa dilakukan hanyalah mengirimkan doa kepada ayah mereka, walaupun tidak pernah melihat wajahnya seacara langsung.

 

Ayo, sayangi anak yatim!

 

Need Help? Chat with us