SUDAH HAFAL, LALU LUPA LAGI. KENAPA?

SUDAH HAFAL, LALU LUPA LAGI. KENAPA?

 

Ibarat kata “Menulis di atas air”, adalah kalimat yang sangat cocok untuk perumpamaan kali ini.

Begitu mudah untuk menulis di atas air dengan ranting. Namun tak berselang lama, bekas goresan ranting itu akan memudar dengan begitu cepat.

Pembahasan kali ini klasik, tapi sering bikin hidup jadi pelik.

Karena ini adalah polemik yang sering kita temukan, bukan hanya pada orang lain di sekitar kita, bahkan juga terjadi pada diri kita sendiri. Nah, kamu pernah merasakan belum nih?

Mari kita tarik sebuah contoh; Ada seorang penghafal quran, setelah dia mencoba menghafal 1 halaman. Waktu lagi sendiri lancar banget, tapi waktu di simakkan ke gurunya langsung buyar. Hehe… hayo ngaku, kamu pernah gak nih?

Ada juga yang lancar setor 1 halaman tanpa hambatan, setelah di tinggal kegiatan lain, besoknya sudah lupa. Kenapa yaa seperti itu?

Yuuk kita coba Tarik benang untuk meluruskan ini semua hhe. Kita coba ambil dari petikan Kitab terjemahan Ta’lim Muta’alim

SEKARANG KITA BAHAS KENAPA SUKA LUPA?

  1. Banyak berbuat maksiat
  2. Merasa gelisah, susah, khawatir oleh urusan dunia

Cinta dunia akan membuat hati menjadi gelap, dan semakin gelap.

Lalu, gimana solusi yang harus harus kita lalui? Intip lagi yuk, di halaman Kita Ta’lim Muta’alaim lagi.

  1. Kesungguhan

Kesungguhan memiliki peran yang paling penting. Kesungguhan niat dan usaha menjadi tiang pertama . Dengan sedikit makan(dalam artian puasa) dan istiqamah melaksanakan shalat tahajud bisa di coba oleh sahabat violet untuk menumbuhkan kesungguhan.

Ada syair menarik dalam kitab Ta’lim Muta’alim, yang artinya

“Tiada sesuatu yang lebih bisa menguatkan hafalan, kecuali membaca Al-Quran dengan melihat. Membca Al-Quran dengan melihat adalah lebih utama, sebagaimana Sabda NAbi Muhammad SAW.

“Ibadah yang paling utama dari umatku adalah membaca Al-Quran dengan melihat.”

Dari poin pertama ini kita bisa cek, dalam 1 harinya sudah berapa banyak ayat yang kit abaca, berapa kali kit abaca, ayat yang ingin kita hafal?  Hayoo berapa niih?

  1. Perbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Karena shalawat adalah dzikir untuk seluruh alam.

Dan dikisahkan dalam syair”

“Aku mengadu kepada imam Waki’ tentang hafalanku yang lemah, lantas ia memberiku petunjuk agar meninggalkan maksiat.”

“ Hafalan adalah pemberian dari Tuhan, sedang pemberian Tuhan tidaklah diberikan kepada orang yang bermaksiat.”

  1. Rajin bersiwak, minum madu, makann anggur merah kering 21 biji setiap hari ketika merasa lapar. Kesemuanya dapat memperkuat hafalan dan dapat meneymbuhkan segala penyakit.

Alhamdulillah, sekarang sudah mulai terjawab kan sahabat violet?

Kenapa selama ini kita sering lupa, sengaja melupakan, atau memang dihilangkan ingatan karena maksiat?

Jawaban itu ada dalam hati kita masing-masing. Baru menyadari sekarang tak masalah, yang menjadi masalah adalah. Ketika kita menyadari kesalahan, tapi tetap sengaja melakukannya kembali. Yuuk sahabat violet, tetep semangat menghafal Al-Qurannya. Susah, lupaa, dan kemudahan adalah anugerah dan liku-liku yang akan kita lewati saat menghafal. Selamat berjuang!

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us