SEORANG GADIS YANG DITINGGAL ORANG TUANYA SEJAK BERUSIA 9 TAHUN

SEORANG GADIS YANG DITINGGAL ORANG TUANYA SEJAK BERUSIA 9 TAHUN

Nur Rambe seorang gadis berusia 19 tahun yang merantau dari Labuhan Batu ke daerah Jakarta. Rara sapaan akrabnya, Rara adalah seoranga gadis yang sangat Tangguh dan kuat. Ketika ditanya “kenapa sih mau merantau jauh dari rumah?”. Gadis itu menjawab “imam syafi’i pernah berkata jika kamu ingin sukses maka  merantau lah”.  Itu lah alasan terkuat Rara untuk untuk merantau sejak ia duduk di bangku SMP.

Sejak usianya 9 tahun Rara sudah yatim piatu. Almarhum kedua orang tuanya adalah seorang petani semasa hidupnya. Mereka suka sekali pergi kesebrang sungai untuk memperjual belikan hasil perkebunannya. Dagangannya di titipkan kepada kakak sang ayah, karena beliau tinggal di sebrang sungai  bahkan sang ayah, ketika sedang kemarau pergi kesebrang tidak memakai perahu.

Suatu ketika, ayah, ibu dan kakaknya Rara pergi menyebrangi sungai ingin menjual hasil panennya, ketika ditengah-tengah sungai perahu itu terbalik karena terkena ranting kayu. Semua sayuran yang mereka bawa hanyut, ayah, ibu dan kakanya Rara pun ikut hanyut. Di hari itu juga Rara mendengar kabar sang ayah tenggelam di sungai. Awalnya Rara tenang mendengar kabar itu kerana tau sang ayah mahir dalam berenang. Seketika Rara kaget karena bukan sang ayah saja yang tenggelam disungai ternyata sang ibu dan seorang kakak Rara pun ikut tenggelam.

Di hari pertama pencarian mereka tidak ditemukan oleh tim sar. Hari ketiga barulah ditemukan jasadnya secara berurutan awalnya ketika asar jasad sang kakak yang di temukan, ketika magrib jasad sang ibu, dan yang terakhir ketika isya barulah jasad sang ayah yang ditemukan.

Saat ini Rara mengikuti pelatihan di rumah  Qur’an Yatim RQV Indonesia. Ia memulai aktifitasnya mulai dari jam 02.00 dini hari, yang ia lalukan adalah tahajud dan lanjut menghafal al-qur’an. Hari harinya kini lebih berwarna lagi karena ia sakarng lebih dekat dengan al-qur’an.

Ketika ditanya seneng tidak kamu masuk ke RQV Indonesia, ia menjawab “ seneng sekali bisa masuk RQV Indonesia karena bisa dapet keluarga baru”.

Rara juga tidak mudah bisa masuk RQV Indonesia karena para kakaknya yang sangat sayang sekali kepadanya. Sampai-sampai bingung untuk memberikan ijin kepada Rara merantau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us