PRIA PEMBERANI, DIBALIK BERKEMBANGNYA RQV DI TOBA SAMOSIR

PRIA PEMBERANI, DIBALIK BERKEMBANGNYA RQV DI TOBA SAMOSIR

Toba Samosir, menjadi tempat indah bagi mata yang ingin memanjakan diri.

Udara segar yang menawan untuk dinikmati, menjadi daya tarik tersendiri untuk setiap orang yang mencoba mencari ketenangan hati.

Di balik keindahan alam dengan dihiasi Danau Toba Samosir yang terus melegenda hingga kini, terdapat fakta perihal perkembangan agama islam yang masih minoritas di tengah maraknya budaya.

Hingga akhirnya, RQV INDONESIA dipertemukan dengan seorang pria berdarah Sumatera, putra asli kelahiran Toba Samosir bermarga Butarbutar. Dia sering dipanggil Ustad Sule, lahir dan besar di Toba Samosir dengan memiliki nama lengkap Sulaiman Butarbutar.

Pria yang lahir pada 2 Februari 1980, tepatnya 31 tahun lalu ini dididik sejak kecil oleh kakek dan orang tuanya untuk menjadi seorang muslim yang berani dan tak memandang ketakutan menjadi penghalang. Di besarkan langsung oleh orang yang berpengaruh di daerahnya, membuat beliau tumbuh menjadi serang pria yang teguh pendirian dan tak pernah menyesali atas setiap pilihan yang di ambil.

Memasuki usia dewasa, beliau mulai mengenyam pendidikan islam secara formal di pesantren selama 6 tahun. Melanjutkan S1 di UMSU Medan dengan mengambil Jurusan Dakwah. Selain itu, beliau juga aktif mengikuti kegiatan religi dalam diskusi-diskusi bersama para tokoh ormas lain yang ada di Toba Samosir.  Wah Keren yaa, ternyata Kepala Cabang RQV Toba Samosir sudah lama menjadi penggiat dan Praktisi Agama di Toba Samosir loo. Yuuk kita lanjut lagi.

 

 

BAGAIMANA AWAL MULA BERDIRINYA RQV DI TOBA SAMOSIR?

Melansir paragraf di atas perihal karakter beliau, ini menjadi salah satu muasa berdirinya RQV di Toba. Pada 4 tahun lalu tepatny pada 4 November 2016 beliau merasa agamanya dihina oleh seorang tokoh yang mempermasalahkan kebeneran Al-Qura.  Peristiwa ini membakar darah juang Ustad Sule pun semakin berkobar dan semakin termotivai untuk memulai bergerak lebih strategis dalam menyuarakan dan me ngembangkan AL-Quran.

4 tahun lalu, pertemuan yang membawa beliau menuju kesuksesan sekarang hingga mengembangkan 8 rumah Quran bersama RQV INDONESIA dan para donator yang ikut andil. Membawa Toba Samosir yang sekarang menjadi salah satu cabang teraktif dan berprestasi dalam jajaran 132 cabang RQV di seluruh Nusantara. Kini, ratusan anak sahabat Quran, pemuda dan Ibu sahabat yang terus aktif mengikuti kegiatan- kegiatan RQV di Toba Samosir dan bisa merasakan indahnya belajar dan menghafalkan Al-Quran.

 

“Saya sangat senang dan bersyukur, bisa berjuang bersama RQV INDONESIA. Lebih nyaman, karena RQV bisa masuk ke mana-mana, semua ormas islam dan non islam. Ini tidak membatasi gerak kita di Toba Samosir, hingga sekarang saya bisa melihat VIOLET sudah memenuhi bumi kelahiran saya. Di seputaran Danau Toba Samosir, menjadi pulau violet bersama Al Quran. Ucap Kepala Cabang Toba Samosir dengan penuh kebahagiaan.

Dari beliau kita bisa belajar, bahwa rasa sakit bukanlah akhir dari perjuangan. Tergantung bagaimana kita menyikapi rasa sakit itu. Bahwa perubahan tidak akan terjadi dengan berdiam diri.

Selamat berjuang bagi seluruh kepala cabang RQV yang tersebar di seluruh Nusantara. Salam Bahagia untuk Mewujudkan Satu Juta Rumah Quran di Nusantara. Allahu Akbar! (wl)

 

 

 

SUDAH HAFAL, LALU LUPA LAGI. KENAPA?

SUDAH HAFAL, LALU LUPA LAGI. KENAPA?

 

Ibarat kata “Menulis di atas air”, adalah kalimat yang sangat cocok untuk perumpamaan kali ini.

Begitu mudah untuk menulis di atas air dengan ranting. Namun tak berselang lama, bekas goresan ranting itu akan memudar dengan begitu cepat.

Pembahasan kali ini klasik, tapi sering bikin hidup jadi pelik.

Karena ini adalah polemik yang sering kita temukan, bukan hanya pada orang lain di sekitar kita, bahkan juga terjadi pada diri kita sendiri. Nah, kamu pernah merasakan belum nih?

Mari kita tarik sebuah contoh; Ada seorang penghafal quran, setelah dia mencoba menghafal 1 halaman. Waktu lagi sendiri lancar banget, tapi waktu di simakkan ke gurunya langsung buyar. Hehe… hayo ngaku, kamu pernah gak nih?

Ada juga yang lancar setor 1 halaman tanpa hambatan, setelah di tinggal kegiatan lain, besoknya sudah lupa. Kenapa yaa seperti itu?

Yuuk kita coba Tarik benang untuk meluruskan ini semua hhe. Kita coba ambil dari petikan Kitab terjemahan Ta’lim Muta’alim

SEKARANG KITA BAHAS KENAPA SUKA LUPA?

  1. Banyak berbuat maksiat
  2. Merasa gelisah, susah, khawatir oleh urusan dunia

Cinta dunia akan membuat hati menjadi gelap, dan semakin gelap.

Lalu, gimana solusi yang harus harus kita lalui? Intip lagi yuk, di halaman Kita Ta’lim Muta’alaim lagi.

  1. Kesungguhan

Kesungguhan memiliki peran yang paling penting. Kesungguhan niat dan usaha menjadi tiang pertama . Dengan sedikit makan(dalam artian puasa) dan istiqamah melaksanakan shalat tahajud bisa di coba oleh sahabat violet untuk menumbuhkan kesungguhan.

Ada syair menarik dalam kitab Ta’lim Muta’alim, yang artinya

“Tiada sesuatu yang lebih bisa menguatkan hafalan, kecuali membaca Al-Quran dengan melihat. Membca Al-Quran dengan melihat adalah lebih utama, sebagaimana Sabda NAbi Muhammad SAW.

“Ibadah yang paling utama dari umatku adalah membaca Al-Quran dengan melihat.”

Dari poin pertama ini kita bisa cek, dalam 1 harinya sudah berapa banyak ayat yang kit abaca, berapa kali kit abaca, ayat yang ingin kita hafal?  Hayoo berapa niih?

  1. Perbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Karena shalawat adalah dzikir untuk seluruh alam.

Dan dikisahkan dalam syair”

“Aku mengadu kepada imam Waki’ tentang hafalanku yang lemah, lantas ia memberiku petunjuk agar meninggalkan maksiat.”

“ Hafalan adalah pemberian dari Tuhan, sedang pemberian Tuhan tidaklah diberikan kepada orang yang bermaksiat.”

  1. Rajin bersiwak, minum madu, makann anggur merah kering 21 biji setiap hari ketika merasa lapar. Kesemuanya dapat memperkuat hafalan dan dapat meneymbuhkan segala penyakit.

Alhamdulillah, sekarang sudah mulai terjawab kan sahabat violet?

Kenapa selama ini kita sering lupa, sengaja melupakan, atau memang dihilangkan ingatan karena maksiat?

Jawaban itu ada dalam hati kita masing-masing. Baru menyadari sekarang tak masalah, yang menjadi masalah adalah. Ketika kita menyadari kesalahan, tapi tetap sengaja melakukannya kembali. Yuuk sahabat violet, tetep semangat menghafal Al-Qurannya. Susah, lupaa, dan kemudahan adalah anugerah dan liku-liku yang akan kita lewati saat menghafal. Selamat berjuang!

Keutamaan Anak Yatim

Keutamaan Anak Yatim

KEUTAMAAN ANAK YATIM

 

Anak di bawah umur, pasti sangat dekat dengan kedua orang tuanya, penuh kasih sayang yang di berikan orang tua kepada anak-anaknya. Terkadang anak dan orang tuanya bercanda, tertawa bersama, bahkan tidur bersama. Anak-anak di bawah umur yang  lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang tua berbeda dengan anak yatim, yang hanya menghabiskan waktunya bersama sang ibu. Tahukah kalian makna dari kata YATIM? Yatim adalah anak yang ditinggal ayahnya ketika masih di bawah umur (belum baligh). Sedangkan piatu adalah anak di bawah umur yang ibunya sudah meninggal. Adapun yatim piatu, yaitu seorang anak yang masih kecil atau belum baligh yang dimana kedua orang tuanya telah meninggal. Apakah ada anak yang rela ditinggal salah satu orang tuanya ketika masih di bawah umur? Atau mungkin ada anak

yang rela kedua orang tuanya meninggal. Pastinya tidak ada. Semua anak pasti menyayangi orang tuanya. Tapi, Allah sudah memberikan setiap manusia takdir masing-masing, diluar sana banyak anak yang sudah kehilangan ayahnya, padahal dia belum pernah mendapat kasih sayang dari sang ayah, bahkan ada yang tidak pernah melihat ayahnya sejak kecil.

Sungguh malang nasib mereka, yang seharusnya ana

 

k mendapat kasih sayang dari ayah dan ibu, kini hanya mendapatkan kasih sayang sang ibu. Ibaratkan pesawat yang hanya mempunyai satu sayap, pasti tidak akan seimbang. Maksudnya adalah, didikan anak yang yatim dengan didikan anak yang masih mempunyai orang tua sangat berbeda. Didikan seorang anak yatim pasti tidak seimbang, karena anak hanya mendapatkan didikan dari sang ibu. Berbeda dengan anak yang orang tuanya masih lengkap, pasti didikan antara ibu dan ayah seimbang. Jadi, mari kita bersama menyayangi seorang anak yatim, kasihi mereka, jangan pernah menyakiti anak yatim karena itu merupakan suatu dosa yang besar, apalagi sampai memukulnya. Hukum menyakiti hati anak yatim tentunya tidak dianjurkan dalam agama islam. Karena sudah selayaknya kita menyayangi seperti halnya yang sudah diajarkan oleh Rasulullah Saw dalam kehidupan di masanya. Anak yatim merupakan titipan yang diberikan oleh Allah Swt kepada umat muslim dan wajib untuk dilindungi.

 

Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.” (QS Ad – Dhuha :9)

 

Itulah orang yang menghardik anak yatim.” (QS. Al – Maa’uun : 2)

 

Tetapi dibalik semua kesedihan yang menimpa seorang anak yatim, allah memberikan beberapa keutamaan jika kita menyayangi anak yatim, Al-Qur’an secara tegas mengatakan anak yatim adalah sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan diperhatikan. Allah berfirman di dalam al-quran tentang keutamaan menyayangi anak yatim:

Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Beberapa keutamaan mencintai anak yatim, yaitu:

  1. Meraih Peluang Menjadi Teman Rasulullah SAW di Surga.Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, berdekatan dengan Rasulullah SAW seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.

    Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Ath-Thalaq: 4892. Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1841. Sunan Abi Daud, Kitab Al-Adab:4483).

 

  1. Pengasuh Anak Yatim Dijamin Masuk Surga

    Kalaupun pemelihara anak yatim tidak dapat menjadi teman Rasulullah di surga karena mungkin tidak memenuhi persyaratan ideal, ia akan tetap dijamin masuk surga.Rasulullah SAW bersabda:

    “Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas). (Lihat Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1840).

 

Dan masih banyak lagi keutamaan-keutamaan mencintai anak yatim, maka dari itu sayangi dan kasihi anak yatim. Rasulullah saja sangat mencintai anak-anak yatim, masa kamu yang bukan nabi tidak sedikitpun punya rasa cinta kepada anak yatim? Mulai sekarang, sayangi mereka, beri mereka kasih sayang, karena yang mereka butuhkan hanyalah kasih sayang, mereka tidak mau harta kita, mereka tidak mau rumah kita, mereka juga tidak mau barang-barang yang bagus. Mereka hanya mau ayah mereka hidup lagi. Tapi, itu hal yang mustahil untuk mereka, yang bisa dilakukan hanyalah mengirimkan doa kepada ayah mereka, walaupun tidak pernah melihat wajahnya seacara langsung.

 

Ayo, sayangi anak yatim!

 

RQV Indonesia adalah Lembaga Nasional yang bergerak di bidang Pendidikan – Sosial – Kemanusiaan dengan lebih dari 30.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Kantor Pusat

Menara 165 Lantai 4 Jl. TB Simatupang Kav. 1, Cilandak Timur, Jakarta Selatan

Kantor Operasional

Rukan Sentra Office Blok D No. 3 Jl. Boulevard Raya Barat, RT.004/RW.019 Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan

HOTLINE :

Copyright @ 2020 – Rumah Quran Violet | Support by Dokter Website

Need Help? Chat with us