Tasyakuran dan Pelepasan Peserta PTQB Angkatan ke-3

Tasyakuran dan Pelepasan Peserta PTQB Angkatan ke-3

Pada tanggal 26 Desember kemaren para peserta RQV Indonesia membuat kegiatan tasyakuran untuk Peserta Pusat Tahfidzul  Qur’an Berkarakter (PTQB). Yang telah menyelesaikan 30 Juznya. Siapa aja sih peseta yang telah menyelesaikan 30 Juz? Yang pertama ada Srikandi Sintia Dewi (Banten). Srikandi Putri Sarah Nayna (Aceh) dan Srikandi Pera Watisinti, S.Sos (Palembang). Mereka yang telah menyelesaikan 30 Juz dan pelatihannya selama 2 Tahun.

Tepat pada tanggal 26 kemaren mereka telah menjalani pelatihan selama 2 tahunnya. Merekalah Angkatan ke-3 dari PTQB sebelum di ubah Namanya mendi RCA. Acara yang di buat pun sangat meriah di hadiri oleh Presiden RQV Indonesia, para peserta dan para wali peserta.

Acar berjalan sangat meriah mulai sambutan dan pesan dari Presiden RQV Indonesia, kesan dari peserta yang telah menyelesaikan hafalannnya dan sambutan dari wali peserta. Bukan hanya itu ada penampilan-penampilan yang di persembahkan oleh para peserta, bahka Presiden luga ikut mempersembahkan beberapa lagu untuk meramaikan suasana, ada juga para pendekar RQV yang telah belajar beladiri WSDK yang menunjukan bakatnya.

Di akhir acara momen yang paling panas dan mengharukan karena momen itu momen dimana kami harus merelakan teman seperjuangan kami berjuang dijalannya. Walaupun sekarang mereka tak di RQV lagi tapi bekan berarti putus tali persaudaraan yang kami semua buat. Selamat untuk para peserta yang telah menyelesaikan pelatihannya selama di RQV Indonesia semoga kali sukses dengan impian dan pelening yang akan kalian tempuh.

RQV Indonesia kembali Membukan Alquran di Ponorogo

RQV Indonesia kembali Membukan Alquran di Ponorogo

Hay sobat volet diseluruh nusantara

Baru ini presiden RQV Indonesia baru saja mengunjungi Kota Reog atau Bumi Reog, hayo kota apa yang di sebut Kota Reog ada yang tau engga nih sobat violet?. Kota reog ada julukan untuk kabupaten ponoroga, Jawa Timur. Itu tadi sekilas tentang ponorogo.

Kedatangan peresiden RQV Indonesia ke ponorogo bertujuan untuk bersilaturahmi, sekaligus mengaktifkan Kembali cabang yang sudah lama tidak aktif dikarenakan pandemi covid-19. Masyarakat sekitar pun sudah tidak sabar, kapan di aktifkannya lagi tempat pembebelaran karena sudah lama menunggu untuk mengitu pembelajaran dengan kami, dan bakal ada kejutan apa saja selama belajar.

Peresiden RQV Indonesia bukan bersilaturah dengan cabang yang sudah ada beliau juga bersilaturah oleh para tokoh yang ada di daerah sana. Sekaligus melihat tanah waqaf untuk mengaktifan Kembali RQV di daerah kabupaten ponorogo.

Beliau juga membawa Tim dan peserta untuk membantu membumikan Alquran Kota Roeg ini, peserta yang beliau bawa ada Duta Qur’an Razif (Aceh) dan Duta Quran Habibi (Riau). Mereka terpilih untuk program pengiriman Da’I kurang lebihnya salama 3 bulan. merekalah yang di tugas untuk membumikan Alquran  di kota Reog mereka juga sudah di latih dan dibimbim sebelum mereka dikirimkan. Selama Mereka disana, mereka lebih focus untung mengembangkan tanah yang sudah di waqafkan kepada RQV Indonesia.

Mereka juga di kenalkan dengan bedaya yang ada di sana mulai dari tatak rama , makanan dan hal lainnya. Mereka juga excited ketika diberikan tugas, karena mereka bisa belajar banyak hal ketika mereka turun lapangan. Semoga kedatangan tim dan peserta RQV Indonesia selalu menebar kebahagian dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.   Aamiin…

Bebaskan Buta Huruf Al-Quran di Daerah Kepulauan, Aceh Singkil

Bebaskan Buta Huruf Al-Quran di Daerah Kepulauan, Aceh Singkil

RQV Indonesia Menyalurkan Bantuan Quran waqaf

(Minggu, 5/12/2021) Penyaluran Wakaf Qur’an kali ini tampaknya sedikit berbeda. RQV perdana menyalurkan Wakaf Qur’an di Pulau Banyak, tepatnya di Aceh Singkil. Dengan membawa visinya yaitu, mewujudkan 1 Juta Rumah Qur’an Nusantara dan salah satu misinya yaitu melahirkan 8 Juta Penghafal Qur’an di Nusantara.

RQV Indonesia tidak akan pernah berhenti untuk menebarkan sayap kebaikan di seluruh pelosok Negeri ini. Akan terus dilakukan hingga meningkatnya jumlah anak-anak yang mulai bisa membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Dalam Penyaluran Wakaf Qur’an ini, Direktur Program RQV pun turut langsung turun lapangan bersama beberapa tim RQV. Qur’an Wakaf ini akan di distribusikan secara gratis dan langsung kepada para Penghafal Al-Qur’an anak-anak TPA di Pulai Balai sebanyak 60 anak sebagai penerima manfaatnya. Mereka begitu antusiasnya untuk bisa mereka dapatkan Al-Qur’an Wakaf yang layak untuk mereka gunakan.

“Saya sebagai Kepala Program RQV, akan terus melakukan dan membersamai pendistribusian Wakaf Qur’an di seluruh Nusantara. Karena Indonesia pun juga merupakan negara Muslim terbesar di dunia. Namun masih banyak masyarakat yang buta huruf Al-Qur’an. Begitu juga terkait fasilitas belajar yang layak.” Ucap Direktur Program RQV, Fania Vivi Hikmawati

Walaupun pandemi Covid-19 ini masih merajalela hingga Desember 2021 ini, bukan berarti justru malah mematahkan semangat kebaikan RQV Indonesia untuk terus melakukan kebermanfaatan Ummat di seluruh Nusantara.

“Alhamdulillah, RQV Indonesia akan terus membumikan Al-Qur’an hingga di pelosok Nusantara. Yang nantinya Indonesia akan banyak melahirkan generasi-generasi Muda Terbaik Penghafal Qur’an yang produktif di Nusantara.” Lanjutnya

“Terima kasih RQV Indonesia dan para donatur yang telah menyalurkan Al-Qur’an Hafalan untuk anak-anak TPA di Pulau Balai, Aceh Singkil. Alhamdulillah, anak-anak disini sangat terbantu untuk bisa menghafalkan ayat-ayat Qur’an. Selain mudah untuk di gunakan, ada blok warna untuk lebih mempermudah mereka dalam menghafal. Saya harap para santri akan semakin semangat lagi dalam belajar, memahami dan menghafal Al-Qur’an. Semoga Allah balas semua kebaikannya dan bermanfaat untuk kita semua, Aamiin.” Kata salah satu pengajar di TPA Pulau Balai, Aceh Singkil

Rizky Ingin Berubah Menjadi Lebih Baik Lagi

Rizky Ingin Berubah Menjadi Lebih Baik Lagi

Rizky Thalib Suhandi adalah anak pertama dari dua bersaudara. Sang ibu adalah istri kedua sang ayah. Ia memiliki tiga Saudara tiri dari istri pertama ayahnya. Ayah dan Ibu ia berbeda tempat tinggal. Semasa rizky kecil ia hidup berdua bersama ibunya di Sukabumi Dan ayahnya merantau bekerja di jakarta . Pada usia Rizky yang ke-6 tahun sang ibu meninggal di karenakan sakit kanker yang di deritanya. Setelah ibunda wafat Risky tinggal di jakarta bersama sang ayah.

semasa sekolah bisa di kata rizky melakukan kenakalan yang dilakukan anak remaja umumnya mengikuti pergaulan yang membentuk jiwa rizky menjadi sedikit temperament. Banyaknya kesalahan kesalahan yang ia lakukan kini berubah menjadi banyak penyesalan penyesalan. Pada saat rizky berumur 17 tahun dimana masa masa sulitnya mengontrol nafsu dan dirinya sendiri.

Suatu ketika sayap kedunya pun patah. Posisinya saat itu rizky sedang tertidur Dan sang ayah bekerja sebagai ojek, tiba tiba ada yang mengetok pintu rumahnyaa,  ” tok, tok, kii bapak udah gaada kii!!! “. Awal respon yang di tunjukan oleh rizky adalah biasa saja karena pada saat itu ia belum Sadar seutuhnya. Maka sang adik pun pergi mencari tahu apakah benar yg di Katakan seorang saksi tadi. Pada saat sang adik menyaksikan Dan menceritakan kejadian naas tersebut barulah rizky percaya, saat itu rizky merasa sangat menyesal dadanya sesak menerima kenyataan bahwa sayap kedua yang ia miliki kini telah tiada. Ia merasa malu dan sangat bersalah karena ia belum bisa menjadi apa apa bagi kedua orang tuanya.

Setelah itu ia di asuh oleh sang ibu tiri Dan saudara tiri selama setengah tahun berlangsung. Ia pun dipondokan oleh ibu tirinya, di pondok ia melakukan pelanggaran Dan hingga tiba dimana ia terlibat kasus yang dimana mengharuskan Ia keluar dari pondok tersebut. Sepulangnya ia dari pondok keluarganya mendapat tawaran dari salah satu kenalan kakak tirinya (Ibu Neneng) agar rizky masuk ke sebuah lembaga pelatihan Qur’an tahfidz dan sekarang Alhamdulillah sudah bergabung di RQV Indonesia .

Banyak faktor faktor yg membentuk karaktrer diri rizky seperti dulu yaitu pergaulan dan mungkin frustasi dengan masalah-masalah yang ia hadapi dan memicu rizky ikut bergabung masuk kedalam pergaulan teman-temannya, sehingga ia membuat onar.

Harapan kedepannya semoga ia bisa mengubah perilaku perilaku buruknya dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan bermanfaat bagi orang banyak.

Perasaan rizky sejauh ini bergabung di RQV Indonesia senang dan bahagia karna disini dia mendapatkan banyak nilai nilai positif bersama teman-teman yang menebar berkah cahaya  bersama Al-Qur’an .

Tujuannya kini setelah mengenal RQV ingin membentuk karaktrer diri lebih baik lagi serta menjadi Cahaya penyelamat di akhirat kelak untuk kedua orang tuanya dengan menjadi penghafal Al-Qur’an.

 

_ Pesan untuk ayah dan ibu _

” Ayah, ibu kalian ynag tenang disana ya, maaf rizky belum bisa membanggakan ayah dan ibu. Tapi rizky berusaha untuk berubah menjadi baik Dan terbaik”.

 

 

 

Pusdiklat Banda Aceh Mengikut Safari Subuh

Pusdiklat Banda Aceh Mengikut Safari Subuh

kota Banda Aceh ada program unik nih..

program ini udah jadi program mingguan lohh… diadakan disetiap subuh ahad Bersama Mejelis Zikir Arafah, tempatnya juga bergilir bukan hanya di satu tempat. Jamaahnya juga tak sedikit bahkan ada yang rela pergi jauh dan bangun dini hari untuk datang sabuh dan zikir Bersama.

Pendiri sekaligus penggeraknya ia adalah Zul Arafah. Tak sedikit juga masyarakat yang ikut dengat syafari subuh ini. Apalagi banyak sekali yang menantikan masjid selanjutnya untuk mengadakan subuh berjamaah, bahkan banyak juga jama’ah sengaja datang walaupun mesjidnya jauh dari rumah mereka.

Tim pusdiklat Banda Aceh juga selalu mengikuti program safari subuh yang diadakan, kami juga selalu menunggu masjid mana yang akan diadakan selanjutnya. Bahkan kami tim selalu di tunggu oleh jama’ah karena kami salalu terlihat mengcolok dengan ciri khas yang selalu berseragam. Dan kami juga selalu berbaur denga para bunda yang datang jadi ketika kami tak terlihat mereka bertanya kenapa kami tak datang.

karena sudah banyak yang kenal dengan kami, kami juga sering sekali di undang kerumah para Bunda yang sebelumnya kami bertemu di safari subuh. hal paling menarik adalah ketika kita sedang berangkat ke masjid untung mengikuti safari subuh kami para peserta dan pelatih berangkat menggunakan mobil pick up. mungkit itu pengalaman kami yang paling berkesan ketika kami di Aceh.

Semoga safari subuh ini bukan hanya ada di Aceh saja, tapi akan ada juga di kota-kota lain nantinya.

Tim RQV Indonesia Membantu Mengsukseskan UMKM yang Berada di Aceh

Tim RQV Indonesia Membantu Mengsukseskan UMKM yang Berada di Aceh

Hay sobat violet di seluruh Nusantara

Aceh Besar mengadakan bazar yang di adakan untuk mensejahterakan ekonomi masyarakat Aceh Besar.  acara tersebut berjudul besarnya adalah UMKM Aceh Besar Bangkit. Dari situ juga kami tim RQV yang sedang bertugas di Aceh mengenal yang Namanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Acara bazar tersebut memamerkan barang yang dibuat dari tangan langsung bukan hanya itu mereka juga memamerkan makan-makan khas Aceh yang ingin di pamerkan. Rata-rata pengrajinnya adalah Ibu-Ibu hebat loh..

Acara tersebut juga di dukung oleh OKE OCE dibahawah naungan pak sandiaga uno sebagai Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif. Di acara bazar tersebut kami juga di sediakan salah satu stand untuk kami tim memperkenalkan RQV dan sekaligus mempromosikan beberapa program. Program yang di tawarkan yaitu ada waqaf quran, orang tua asuh untuk para penghafal Al-quran dan program Call Family.

Ketika acara dibuka para pengunjung bazar banyak sekali yang tertarik dengan stand RQV Indonesia, dari warna yang menarik dan disain stand yang berbeda dari yang lain. Mereka yang penasaranpun menghampiri stand kami, tak sedikit pengunjung menghampiri stand kami dan bertanya apa yang kami tawarkan. Merekapun tertarik dengan program yang kami tawarkan, apa lagi dengan program Call Family. Mereka yang ingin mengaji tapi bingung tempat dan khawatir dengan anaknya itu bisa jadi solusi mereka.

Acara tersebut berlabgsung selama dua hari. Menteri pariwisata dan ekonomi juga mengucapkan terimakasih dan semangat untuk kita agar terus membatu dan mensupport acara-acara yang di adakan UMKM dan OKE OCE di lain waktu. Dan kami juga berterima kasih atas bantuannya dan tempat untuk kami di acara tersebut.

Ditinggal Sang Ayah Tercinta Ketika Sedang Menempuh Pendidikan

Ditinggal Sang Ayah Tercinta Ketika Sedang Menempuh Pendidikan

Zulfikar Batubara lahir di Palembang, 13 Oktober 2002. Ia adalah seorang pemuda yang sangat antusias dengan Namanya perubahan. Temannya selalu memanggilnya dengan sapaan Zull atau Fikar, Ia ini terkenal sangat periang dan selalu membuat sekelilingnyapun ikut merasakannya dengan jokes yang selalu di lontarkannya. Bahkan temannya ketika sedang murung ia selalu berusaha untuk menghiburnya, walaupun terkadang hati ia sedang tidak baik.

Ia juga sudah berani untuk merantau di usia yang bisa di bilang masih sangat muda. Zull merantau keluar pulau sumatera keluar dari daerahnya, untuk menyoba hal baru dan belajar. Setelah lulus ia bingung, untuk terus meneruskan Pendidikan atau tidak. Selama itu ia juga ikut dengan teman-teman di sekeliling bermain, nyumpul bareng dengan temannya. Zull juga ikut pergauan yang bisa di bilang bebas karena lingkungan yang ia dapat itu sangatlah keras dan kit aitu ia juga masih labil layaknya anak remaja.

Suatu ketika ia di tawari oleh saudaranya untuk melajutkan pedidikannya di RQV Indonesia. Awalnya Zull menolak untuk melajutkannya, tetapi ia berfikir lagi engga mungkin hidup ia harus seperti ini, ia harus melakukan peruhan bukan hanya pada diri sendiri tapi bisa merubah lingkungan dan dunia yang menurut ia janggal.

Ia sekarang adalah salah satu peserta di RQV Indonesia. Di tengah-tengah ia sedang mengikuti pelatihan keluarganya memberi kabar sang ayah sakit, ia pikir ayahnya sakit biasa ternyata terkena radang membuat sang ayah kesulitan untuk makan. Zull fikir penyakit itu tidak berbahaya. Ia pun selalu berdoa agar ayah lekas sembuh. Tetapi suatu ketika ayahnya meminta ia untuk pulang kerumah, akhirnya Zull memberanika diri untuk izin pulang kerumah untuk menemui ayah yang sedang sakit.

Ia pun langsung bergegas untuk pulang jalur darat dari Kota Bekasi Menuju Palembang. Zull tiba di rumah jam 08:00, ia pun masih sempat bercerita dengan sang ayah sambal memijat kaki sang ayah. Ia berniat untung hataman di pinggir sang, ketikaia sedang beristihat tiba ia di bangun jam 02:00 oleh ibunya, ibunya bertanya “Ayah kenapa Zull?” kedua mata sang ibu pun berkaca-kaca sambal melihat sang ayah. Zul pun bingung tapi ia masih berusa untuk tegar dan berbisik kepada ayahnya dua kalimat syahadan lalu berkata “Zull minta maaf, zul juga sudah ikhlas dan rela”. Disitu ayahnya menghembungkan nafas terakhirnya.

 

FUN CHALLENGE JAULAH QUR’AN ACEH

FUN CHALLENGE JAULAH QUR’AN ACEH

Sudah pada tahu belum apaitu Jaulah Qur’an? Jaulah quran adalah para peserta RQV Indonesia di kirim kedairah untuk mengamalkan Ilmunya dan mereka juga berusaha untuk mengembangkan daerah tersebut, sama hal dengan KKN. Nah kali ini ada yang beda nih!! Ada tim yang di beri challenge untuk pergi ke aceh dengan cara fanding dana agar mereka bisa mengembangkan daerah tersebut dan dapat mendirikan 91 rumah quran di daerah serambi mekkah.

 

Pada tanggal 18 Oktober 2021, Tim Fun Challenge yang pertama telah menyelesaikan misi untuk berangkat ke Banda Aceh. Mereka pergi pada pada hari malam Minggu dan sampai pada hari Senin dini hari. Tim pertama yang di berangkatkan adalah pelatih pemula Aisyah, pelatih pemula Ainun, pelatih pemula Reni, dan Pelopor Isyfi. Mereka berhasil berangkat di bantu oleh para donator dan sanak keluarga.

 

Pada tanggal 19 Oktober 2021, Tim Fun Challenge ke-2 pun tiba mereka di beri waktu tiga hari untuk mengumpulkan donasi pengiriman Da’I. Tim pun langsung bergerak untuk mengajak kerabat terdekata dan menyebarkan flyer. Mereka pun akhirnya berhasil mengajak orang sekitar untuk berdonsi. Walaupun ketika keberangkatan sedikit ada perdebatan atau drama. Akhirnya mereka pun pergi pada Malam Minggu dan samapai pada hari Senin dini hari.

Dan pada tanggal 3 Oktober 2021, Tim Fun Challenge ke-3 pun tiba mereka adalah tim trakhir yang di kabari mendapatkan Challenge untuk terbang ke serambi mekah. Mereka pun telah menyelesaikan challenge mereka, berangkat pada Malam Sabtu dan tiba pada Hari Minggu dini hari.

Semoga tim yang telah datang disini semoga bisa amanah dan selalu menebar kebaikan. Kami juga tim yang telah berhasil menyelesaikan misi. Kami juga ingin berterimakasih untuk para donatur yang telah membantu kami. Hingga kami bisa samapai ke Aceh berkat batuan para donatur  semoga datangnya kami kesini bisa selalu bermanfaat, dan segera terhujut 91 rumah Quran yang ada di serambi mekah ini.

RQV Indonesia Cabang Banda Aceh Melakukan Sharing dan Diskusi Bersama Wakil Rektor 1 UIN Ar-Raniry

RQV Indonesia Cabang Banda Aceh Melakukan Sharing dan Diskusi Bersama Wakil Rektor 1 UIN Ar-Raniry

Tim RQV ( Rumah Qur’an Violet  Indonesia)  Melakukan Sharing dan Diskusi Bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Banda Aceh  Bapak Dr H.Gunawan Adnan, M.A.Ph.D.Pada Hari Senin ( 25/10/21)

 

Kegiatan Sharing  ini Bertempat di Kantor Rektor UIN Ar-Raniry, Banda Aceh yang ini dihadiri oleh Presiden RQV Indonesia, Ustaz Azmi Fajri Usman dan beserta beberapa tim delegasi dari RQV Indonesia yang Datang Lansung dari Jakarta.

 

Di sela- sela Kegiatan Bapak Bapak Dr H.Gunawan Adnan, M.A.Ph.D Selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan berpesan “Bahwa kita harus selalu pegang teguh  Al-Qur’an dalam diri dan juga jadikan Allah adalah prioritas utama, Karna Al-Quran diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia wabilkhusus umat Islam. Hidup ini ibarat lorong yang gelap gulita. Kehadiran Al-Quran seumpama cahaya petunjuk dalam mengarungi lorong kehidupan yang gelap gulita ini. Siapa yang tidak berpegang teguh terhadap Al-Quran, maka ia bisa saja terjerumus ke jurang dosa. Oleh karenanya, salah satu pesan Rasulullah saw. kapada umatnya ketika melaksanakan haji wada’ (haji perpisahan) adalah senantiasa berpegang teguh pada dua hal, Al-Quran dan hadist”.Ungkapnya

 

Presiden Rumah Qur’an Violet menyampaikan Ucapan Terimakasih atas Sambutan hangatnya kepada Wakil Rektor Bidang Akademik tersebut dan sangat terkesan dengan pengalaman Beliau yang Luar biasa. Pengalaman Wakil Rektor 2 Yang dapat berkeliling Dunia di Eropa, Belanda, Amerika dan selalu bersama Al-Qur’an. Serta Presiden Rumah Qur’an Violet juga menyampaikan Ucapan Terimakasihnya karena telah di izinkan Para Muridnya Delegasi Qur’an dari Jakarta untuk dapat Sharing dan Diskusi bersama Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas  Ar-Raniry Banda Aceh.

 

Di akhir Pertemuan, Bapak Wakil Rektor Bidang Akademik berharap bahwa siapa saja yang berpegang teguh dan selalu bersama Al-Qur’an Allah Mudahkan Rezekinya, Lapangkan Hati dan selalu dalam Keberkahan Allah SWT. Dan beliau juga berpesan bahwa ketika Ingin Sukses Dunia Akhirat maka Hargai dan Banggakanlah Orang Tuamu dan selalu dalam Lingkaran Iman dan Islam. Dan Menyampaikan Beliau Sangat senang dapat Bertemu dan Melakukan sharing dengan Presiden RQV dan tim RQV  Indonesia dan Beliau juga sangat Mendukung kegiatan RQV Indonesia yang membumikan Al-Qur’an.[]

Laporan : Niva 

IKHLAS DAN TOTALITAS

IKHLAS DAN TOTALITAS

Hay sobat violet di seluruh nusantara

saya Dina Aidah R saya adalah salah satu peserta RQV Indonesia, saya senang sekali bisa masuk RQV Indonesia karena dina bisa Menghafal Alquran, belajar pablic speaking, dan belajar di bidang media yaitu desain. orang tua Dina juga senang selalu mendengar proges saya di setiap saatnya jadi, walaupun jauh oarang tua masih bisa melihat tumbuh kembang saya dan tidak ada yang di tutu. disetiap kegitan saya.

Hari ini pada tanggal Sabtu, 2 Oktober 2021 sebagai sejarah, karena hari pertama saya launching Jaulah Quran bersama Presiden RQV Indonesia. Ketika di kabari saya akan jaulah saya seneng banget yah.. karena bisa jaulah bareng presiden RQV Indonesia, kita juga mendapat ilmu yang dimana orang lain tidak bisa dapatkan.

Saya juga mendapat materi dari Presiden RQV Indonesia tentang ikhlas dan totalitas. Ikhlas dan totalitas itu penting ya.. teman- teman, ikhlas itu mudah diucapkan namun sulit untuk dilakukan.

Untuk menumbuhkan karakter hati ikhlas itu perlu dilatih, karena jika kita tidak melatihnya, keikhlasan itu tidak akan tumbuh. Keikhlasan itu adalah sesuatu yang dilakukan secara berulang- ulang tanpa pamrih.

Orang yang memiliki karakter hati, ia juga harus memiliki karakter aksi. Apa itu karakter hati? Karakter hati tu terbagi menjadi 4 yaitu:
• Ikhlas
• Sabar
• Jujur
• Syukur

Apa itu karakter aksi? Karakter aksi itu terbagi menjadi 4 macam yaitu:
• Berani
• Sehat
• Kaya
• Bahagia

Kita juga harus totalitas dalam mengerjakan sesuatu.

Karena pada dasarnya, jika kita totalitas dalam mengerjakan sesuatu, Sesuatu yang menjadi tindakan kita itu menghasilkan.

Dan jika kita tidak totalitas dalam mengerjakan sesuatu, Sesuatu yang kita pikirkan itu belum tentu menjadi tindakan.

Maka dari itu tumbuhkanlah keikhlasan dan totalitas kita, dalam mengarjakan sesuatu.
Terimakasih
•Abi Azmi FjU•

Need Help? Chat with us