Logo Web Baru
Pamit Dari Ponpes Yatim RQV Indonesia, Mr.Houcem: Saya Akan Kembali Dengan Ibu Saya
Selama empat hari bersama para santri, Mr.Houcem dan Elias harus pamit karena banyaknya tugas yang sudah di tetapkan. Perpisahan ini di lapisi tangis haru dari para santri.

Setelah beberapa hari bersama para santri, kini Mr.Houcem dan Elias harus melanjutkan pekerjaan mereka. Walaupun hanya sebentar, banyak sekali kenangan dan bantuan yang mereka berikan kepada semua santri di ponpes yatim RQV Indonesia. Mulai dari bangunan asrama, belanja pakaian, serta mengajak santri untuk liburan bersama. Selain itu, Mr.Houcem juga berkata, jika dia akan kembali lagi ke ponpes ini, bukan hanya dia tapi juga dengan istri dan ibunya.

Mr.Houcem sangat senang sekali bisa belajar banyak dari santri, mulai dari memakai sarung dan mengaji. Begitu juga sebaliknya, para santri juga termotivasi untuk bisa berbahasa inggris dan ingin membantu banyak orang, bukan hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Sebelum mereka beranjak, para santri ingin bermain futsal bersama Mr.Houcem dan Elias.

Setelah itu, waktunya Mr.Houcem dan Elias segera bersiap-siap untuk bernagkat menuju bandara. Mereka terkejut, para santri sudah lebih dulu siap untuk melakukan pelepasan bersama mereka. Tangis haru tidak bisa di tahan lagi. Bunga-bunga menjadi penghias dan hadiah terakhir yang di berikan santri kepada Mr.Houcem dan Elias. Terlihat sangat erat sekali pelukan terakhir mereka. Berharap Mr.Houcem dan Elias akan kembali lagi.

Terima kasih banyak kepada Sourireatous yang sudah berkenan berkunjung ke Ponpes Yatim RQV Indonesia. Semoga bantuan yang di berikan menjadi semangat baru kepada santri-santri ponpes.