Logo Web Baru
RQV Indonesia X Hayrat Yardim Berikan Beasiswa Yatim Tidak Terbina di Aceh
Dengan meningkatnya krisis pendidikan yang terjadi di Indonesia merupakan masalah yang mendesak dan membutuhkan solusi yang efektif. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak tantangan yang dihadapi oleh sistem pendidikan di negara ini, termasuk kurangnya aksesibilitas, kualitas pendidikan yang rendah, kesenjangan antar wilayah, dan ketimpangan sosial-ekonomi.


RQV Indonesia bekerja sama dengan Hayrat Yardim memberikan Beasiswa kepada anak-anak yatim yang ada di Indonesia agar mendapatkan bantuan yang layak dan pendidikan yang sama

Banyak sekali anak-anak indonesia yang putus sekolah karena masalah ekonomi. Biaya pendidikan yang tinggi menjadi faktor utamanya. Terlebih lagi para anak yatim, yang sama sekali mendapat perhatian khusus.

Penyaluran Beasiswa ini adalah salah satu program unggulan yang sudah lama berjalan. Program ini terbagi menjadi dua yaitu, beasiswa yatim terbina dan beasiswa yatim tidak terbina. Program beasiwa yatim tidak terbina dilakukan sebanyak 4 kali dalam setahun berupa uang tunai dan paket belajar. Penyaluran ini dilakukan di dua tempat yang berbeda, dan total penerima manfaatnya sebanyak 200 anak. 150 anak yatim di Aceh Selatan dan 50 anak di kab.pidie jaya.

Dengan berjalannya program ini, RQV Indonesia berharap semakin banyak anak yatim yang putus sekolah tetap bisa belajar untuk menggapai mimpinya. Hal ini disampaikan langsung oleh Bapak Founder RQV Indonesia, Ustadz Azmi Fajri Usman S.H M.H.

"Anak yatim seringkali luput dari pandangan masyarakat Indonesia hingga dunia, padahal rasulullah sangat menyayangi anak yatim. Saya berharap para anak yatim yang ada di indonesia maupun di dunia bisa mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak lainnya." Ucap Ustadz Azmi.